Posted by: duaribudua | March 18, 2008

narsis???…

Belakangan sering banget denger kata ’narsis’.
“Mba-mbanya sih pada narsis, jadi kacau deh…”, ato “sekarang lah saatnya kita bernarsis-narsis ria…”, dan masih banyak lainnya.
Sebenernya apa sih makna narsis itu sendiri?

Menurut wikipedia, Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang narsisme tidak selalu percaya diri di depan umum, namun bisa juga ditunjukkan dengan suka memfoto diri sendiri. Biasanya orang yang narsisme adalah seorang model. karena mereka sering sekali mendapatkan pujian dan itu menyebabkan mereka merasa percaya diri dan akhirnya berlebihan.

Waw, berarti ’kita’ semua termasuk model juga ya? Kan suka banget di foto juga. Hehehe… :)

Trus, ada legenda lain nih. Ternyata, kabarnya kata Narsis berasal dari cerita Yunani, tentang seorang pemuda bernama Narcissus. Dikisahkan bahwa dia sangat ganteng dan suka memuji dirinya sendiri, sok-sok-an gitu deh, suka menolak cinta banyak gadis dan janda, tidak mudah tunduk pada rayuan beracun para wanita. Sampai suatu saat dia menolak cinta seorang wanita bernama Echo, yang menyebabkan Echo patah hati, dan Narcissus dikutuk sehingga jatuh cinta pada bayangannya sendiri di air kolam.

Sekarang ini kata Narsis digunakan untuk menggambarkan orang yang terlalu suka pada diri sendiri, egosentris, PD gak ketulungan, dan sudah masuk dalam penyakit kejiwaan (yang sudah parah tentunya).

Sebenarnya tiap orang punya kecenderungan narsis. Tapi, kadarnya itulah yang berbeda-beda. Klo kamu ngerasa punya derajat narsis yang cukup tinggi, siap-siap saja berobat ke psikolog deh.

Ya, di atas jabaran singkat tentang apa itu narsis. Seperti dibilang, wajar banget ’kita’ punya sifat narsis, asal tau batasannya aja. Yakin banget lah ya ma temen-temen akhwat mah, pasti tetep terjaga. Insyaallah… So, kapan neh mo foto2 bareng lagi??? Hehehe… :)

mohon maaf atas salah-salah kata… :)

–nYun–


Responses

  1. Ya.. kadar kenarsisan kita ( eh ..benar gak ya pakai subjek kita ??? ) masih batas2 normal kog.. so do’nt worry .. be happy :)

  2. ah saya mah ngga sepakat klo akhwat2 foto2 trus di bilang narsis….
    foto itu sebagai dokumen aja, untuk menjadi sejarah & kenangan. Dan klopun kita bergaya or berpose ketika sedang foto itu mah ALAMI kali… masa mo bikin sejarah yang jelek, ato bikin kenangan yang kurang enak di pandang, jadi ya.. itu bukan narsis ah…

    peace… ^_^

    Salam,
    ikeke

  3. Emang batas2 normal narsis tuh kayak gimana ya???? ^_^


Leave a response

Your response:

Categories